Tips agar bayi tidur nyenyak



Bayi tidur nyenyak adalah dambaan setiap orangtua. Tapi harapan orangtua itu akan gampang terwujud. Sebab, bayi belajar dari lingkungannya. Untuk itu, orangtua perlu membentuk pola tidur si kecil agar bayi tidur nyenyak  secara bertahap, sehingga saat usianya menginjak 2 bulan atau lebih, ia sudah memiliki pola tidur lebih teratur. Mengapa penting? Bila pola tidur bayi sudah teratur, ia tidak akan mudah terbangun serta dapat tidur lebih lama dan lebih nyenyak. Dengan kata lain, tidurnya lebih berkualitas.

Berikut 11 cara  agar bayi tidur nyenyak :

1.  Agar bayi tidur nyenyak, atur jadwal menyusu  

Siasati dengan jadwal menyusui yang tepat. Pilihlah waktu menyusui sebelum bayi tertidur dan saat bangun tidur, sehingga saat tertidur bayi dapat terlelap dengan pulas tanpa sering terbangun karena lapar. bayi pun tidur lebih lelap dan nyenyak.

Selain itu, orangtua sebaiknya tidak mudah membangunkan bayi yang sedang tertidur pulas sekadar untuk menyusui. Ingat, bayi akan terbangun dari tidurnya ketika ia lapar, hendak buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB). Untuk itu, biarkan bayi ketika bayi sedang tertidur pulas. Sikap disiplin orangtua akan membantu bayi menemukan pola tidurnya. itu cara sederhana  agar bayi tidur nyenyak.

2. Kenali Tanda Mengantuk

Mengantuk merupakan pertanda tubuh bayi mulai lelah. Biasanya ditandai dengan menggosok-gosokkan mata, mengisap-isap jari, menguap atau malah menangis (rewel). Bila tanda-tanda ini muncul, segera tidurkan bayi. Kondisi ini menguntungkan bagi bayi jadi lebih awal tidurnya dan tidak rewel.

3. Atur Penerangan  agar bayi tidur nyenyak

Pada malam hari, redupkan lampu kamar agar bayi belajar membedakan antara waktu siang dan malam. Kondisi itu akan membantu bayi untuk membentuk pola tidurnya. Dengan pencahayaan yang redup, maka bayi akan mudah terlelap. Selain itu, produksi hormon melatonin juga akan meningkat. Selain bermanfaat untuk kekebalan tubuh, hormon ini juga membantu bayi untuk tidur.

4. Agar bayi tidur lelap, atur suhu ruangan

Sebelum tidur, pastikan suhu udara pas, sehingga bayi nyaman untuk tidur. Setel suhu dengan tepat di kamar, tidak kelewat panas tapi juga tidak terlalu dingin. Bila Mama menggunakan pendingin ruangan, setel suhu kurang lebih 26°C.

5. Ciptakan Ritual tidur

Ciptakan ritual tidur yang menyenangkan untuk bayi, seperti membacakan buku cerita atau mengelus-elus kepalanya. Pijatan lembut pada tubuh bayi yang dilakukan sebelum tidur, mampu membuat bayi merasa nyaman dan membantu tidurnya lebih lelap. Untuk melancarkan gerakan tangan saat memijat tubuh bayi, gunakan minyak khusus pijat bayi yang umumnya berfungsi sekaligus sebagai penghangat. Gosok dengan lembut wilayah kepala hingga ke leher.

6. Mandi dulu dengan air hangat agar bayi tidur nyenyak

Bersihkan badan bayi sebelum tidur. Seka dengan air hangat agar tubuh bayi tidak lengket. Setelah mandi, biasanya bayi akan mudah tertidur dengan pulas. Sebab, rasa hangat akan memperlancar sirkulasi dan aliran darah. Pun saat bersamaan, terjadi pelemasan sendi, jaringan dan otot, sehingga peredaran darah dapat bekerja secara baik. Bayi pun menjadi tenang dan nyaman.

7. Kenakan pakaian nyaman agar bayi tidur lelap

Kenakan pakaian yang nyaman, seperti yang berbahan kaus atau katun yang mudah menyerap keringat. Pastikan ukurannya pas, tidak kelewat besar atau kecil. Hindari pakaian berbahan sintetis karena tidak menyerap keringat.

8. Putarkan Musik

Putarkan musik pengantar tidur yang lembut seperti lullaby atau musik klasik. Lagu-lagu rohani yang lembut juga pas sebagai pengantar tidur. Kalau tidak mau repot, orangtua dapat bersenandung seperti menyanyikan lagu Nina Bobo sambil digendong. Tapi ingat biasakan agar bayi tak tidur dalam gendongan. Ketika sudah hampir tertidur, letakkan di tempat tidur. Jika menangis, angkat lagi. Lalu tidurkan kembali. Kesabaran orangtua disini sangat dibutuhkan untuk melatih agar bayi nantinya dapat tidur sendiri atau kembali tidur setelah terbangun.

9. Pasang kelambu agar bayi tidur nyenyak

Bayi mana yang dapat tidur nyenyak bila banyak nyamuk beterbangan dan menggigiti kulit lembutnya. Untuk itu, upayakan ruangan yang digunakan untuk tidur terbebas dari nyamuk. Atau, manfaatkan kelambu khusus untuk bayi sebagai pelindung.

10. Membedong, perlukah?

Ini adalah pilihan. Seandainya Mama mau membedong, cukup bedong dengan tujuan untuk menyelimutinya agar badannya tetap hangat. Jadi tidak usah kencang sehingga menghambat geraknya. Bayi juga perlu bergerak lo dalam tidurnya.

Sejatinya, membedong sarat dengan manfaat. Salah satunya mengurangi dampak refleks terkejut saat tidur. Saat terkejut, biasanya bayi akan terbangun. Dengan adanya bedong, ia akan mudah terlelap kembali karena merasa Mama memeluknya. Selain itu, membedong juga membuat posisi bayi senantiasa terlentang, sehingga meminimalkan dampak kematian mendadak saat tidur akibat tidur tengkurap.

11. Sapa saat ia terbangun

Jangan lupa saat dia terbangun sapa, ajak senyum, dan minta ia untuk tidur lagi dengan menepuk dan membelai. Jangan ajak bayi bermain dan membuat suara gaduh. Dengan demikian, lambat laun ia akan belajar membedakan kapan waktunya tidur, dan kapan ia bisa bermain.

0 comments: